Murni Seperti Kasih
Nama saya Kasih, saya seorang perempuan dari Pacitan, Jawa Timur. Saya memiliki seorang putra bernama Adhi. Saat ini, anak semata wayang saya berumur 3 tahun. Tingkah polosnya membuat saya senang setiap harinya. Hari demi hari saya lewati dengan mencari nafkah bersama anak semata wayang saya dengan menjadi buruh jahit. Selagi saya menjahit baju-baju yang menggunung, saya sempatkan untuk merawat anak semata wayang ini dengan menceritakan tokoh-tokoh wayang Jawa. Anak saya sangat mengagumi sosok Arjuna dalam kisah pewayangan Jawa.
Langit berhias awan kelabu mulai menutupi sang surya. Angin yang membawa aroma hujan menenangkan pikiran dan melegakan lelah letih tangan saya seketika. Hingga akhirnya tirta mulai berjatuhan dari sang cakrawala, sesegera mungkin aku menghentikan pekerjaan menjahit dan segera menuju ke pekarangan untuk mengambil jemuran baju saya dan anak saya. Sudah menjadi hal biasa untuk saya yang seorang wanita desa untuk menangani pekerjaan rumah tangga. Sedari kecil ibu saya mengajarkan bagaimana cara menjadi wanita ideal di desa saya. Baju-baju yang telah saya masukkan ke dalam ember plastik segera saya masukkan ke dalam rumah.
Istana saya yang saya huni bersama anak semata wayang merupakan berkah dari Tuhan dan serta peninggalan terakhir dari kedua orang tua saya. Istana saya bertembok dengan anyaman-anyaman bambu dan beratap seng. Seringkali di musim hujan ini istana saya kemasukan berkah Tuhan. Saya sangat mensyukuri apa yang telah tuhan berikan. Indahnya fenomena hujan selalu mengingatkan saya dengan sesosok bapak. Jikalau bapak masih hidup, beliau selalu melantunkan sholawat nabi di depan teras rumah dengan memandangi rintik-rintik rezeki tuhan yang luar biasa menenangkan.
Saya Kasih, dari Pacitan ingin berpesan kepada para pembaca sekalian. Rasa syukur merupakan kebahagiaan yang amat nikmat dan mudah dijalankan. Setiap harinya saya bahagia dengan anak saya yang berumur 3 tahun di istana mewah peninggalan orang tua saya.
Sebuah kisah imaji yang berlandaskan rasa syukur terhadap apa yang telah Tuhan berikan.
Sebuah kisah imaji yang membawa unsur kesederhanaan menjadi kemewahan yang orang lain sukar memahami.
Sebuah kisah imaji yang datang dari pemula.
Sebuah kisah imaji yang semoga dapat anda nikmati dan tersampaikan pesan yang saya tuliskan.
Komentar
Posting Komentar